Blogger templates

 photo aaa-1.gif

Jumat, 23 Agustus 2013

RIUNG MUNGPULUNG DENGAN KELUARGA PERINTIS/PEJUANG KEMERDEKAAN, DHC 45, PARA VETERAN, PEPABRI, PWRI DAN WARAKAWURI


 
BUPATI Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum menghadiri acara ruing mungpulung (berkumpul) bersama keluarga pejuang kemerdekaan, DHC 45, para veteran, Pepabri, PWRI dan Warakawuri yang berlangsung di Pendodpo Kabupaten Tasikmalaya, Senin (19/8). Selain para veteran, hadir pada kesempatan tersebut sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, para Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan tamu undangan lainnya. Pada kesempatan tersebut Bupati menyerahkan secara  simbolis uang kadeudeuh bagi keluarga pejuang kemerdekaan.
            Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan sambutannya dengan mengatakan antara lain, acara ruing mungpulung merupakan ajang silaturahmi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dengan para keluarga pejuang kemerdekaan, Bupati berharap keteladanan yang telah dimiliki oleh para pejuang terdahulu harus senantiasa diaktualisasikan dan diaplikasikan oleh kita semua selaku generasi penerus bangsa dalam melanjutkan dan meneruskan cita-citanya dengan selalu  menanamkan dan melandaskan sikap ihlas tanpa pamrih.
            Bupati menambahkan dalam rangka mengisi kemerdekaan seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus menerus meningkatkan kemampuan dan potensi yang ada dengan tidak lupa untuk bersabar dan bertawakal kepada-Nya dengan menghadapi segala tantangan dan  rintangan tidak membuat kita sempit dada, hidup penuh keluh kesah, cemas, takut dan gelisah akan tetapi seharusnya manakala aneka tantangan, rintangan dan kesulitan itu menghadang, kita dapat membentenginya dengan sikap mental pantang menyerah, ikhtiar mencari solusi-solusi terbaik pun ditingkatkan dengan penuh kesungguhan dan akhirnya tidak lupa untuk berdoa, memohon pertolongan kepada Alloh SWT dengan penuh keyakinan
            Lebih lanjut bupati mengatakan menghadapi situasi dan kondisi atau wajah bangsa kita saat ini, maka momentum peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia  Ke-68 tahun 2013 ini dapat  kita jadikan sebagai bahan muhasabah, bahan kajian, evaluasi, mawas diri serta terus berusaha melalui berbagai cara, sehingga kebersamaan, persatuan dan kesatuan tetap terjaga dengan baik.(Yas)


UPACARA PERINGATAN HUT KE 68 PROKLAMASI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2013






Sabtu (17-08-2013), bertempat di Lapang Upacara Setda Kabupaten Tasikmalaya Jl Bojongkoneng By Pass Nomor 254 Singaparna, Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum bertindak selaku Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Ulang Tahun Ke 68 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2013.
Pada kesempatan tersebut Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum antara lain mengatakan, satu anugerah hasil perjuangan panjang dan pengorbanan yang tak terhingga nilainya oleh para pejuang pendahulu kita yang telah rela mengorbankan jiwa, raga dan harta benda untuk terwujudnya kemerdekaan. Oleh karena itu, kita sebagai pelanjut perjuangan dituntut untuk mampu merefleksikan dan menjaga kemurnian cita-cita serta nilai-nilai perjuangan yang melatarbelakangi peristiwa besar bersejarah itu agar secara sadar bertanggungjawab atas keamanan, keselamatan dan kemakmuran masa depan bangsa, Negara dan agama.
Dalam memperingati ulang tahun ke 68 proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan ucapan terimakasih atas berbagai partisipasi masyarakat dalam mengisi pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya, sekaligus mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya agar apa yang telah kita capai selama ini terus dipelihara dan dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan seluruh masyarakat, ungkap Bupati
Pada kesempatan yang sama, usai memperingati HUT Ke 68 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum dan Wakil Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, S.IP., Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Abdul Kodir, M.Pd beserta anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya melepas peserta pawai alegoris dan dilanjutkan dengan ziarah ke makam Baganjing Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya. (E-75)  

ZIARAH KE TAMAN MAKAM PAHLAWAN CIKUTRA BANDUNG






Kab.Tasik,HUMAS
Minggu (18-08-2013), Pemerintah dan DPRD Kabupaten Tasikmalaya yang dipimpin Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum melakukan ziarah ke makam mantan Bupati Tasikmalaya bertempat di Taman Makam Pahlawan Cikutra Bandung dan Jalan Babakan Siliwangi Bandung, sebagai tanda penghormatan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya karena jasa-jasanya yang telah mampu membangun dan mensejahterakan masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.
Bupati mengatakan, Secara pribadi saya sangat dekat dengan salah satu mantan Bupati Tasikmalaya yaitu Bapak H Adang Roosman, SH, dimana jasa beliau sangat besar dan memberikan motivasi kepada saya, semoga amal baiknya diterima oleh ALLOH SWT dan diampuni segala dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan ketawakalan serta selalu ada dalam lindungan ALLOH SWT, Amin
Ziarah dilakukan pertama kali kepada Almarhum Bapak H. Adang Roosman, SH (Kol. TNI AD Purn Bin TB. H. Daan Soedjana, Lahir 16-07-1941-Wafat 05-03-2012 bertempat di Jalan Babakan Siliwangi Nomor 29 Bandung), kemudian kepada Almarhum H. Aben Benyamin (Kol. Inf/14829 Purn KODAM VI Siliwangi, Lahir 07-01-1925-Wafat 27-04-2003), H. Hudly Bambang Aruman (Kol. Inf/11443 Purn KODAM III Siliwangi, Lahir 22-12-1923-Wafat 24-01-1996), H. Husen Wangsaatmadja (Kol.Purn/15758 Pensiunan Walikota Madya DT II Bandung, Lahir 28-08-1926-Wafat 16-02-1988), (E-75) **  

PERINGATAN HARI PRAMUKA KE-52 TAHUN 2013






Kab.Tasik,HUMAS           
Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Tasikmalaya menghadiri sekaligus menjadi Pembina Upacara dalam  peringatan Hari Pramuka ke-52 tahun 2013 yang berlangsung di Gedung Pramuka, Mangunreja, Rabu  (14/8/2013). Pada kesempatan tersebut hadir pula Wakil Bupati Tasikmalaya, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, para Asisten Sekretaris Daerah, Para Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, para Camat se-Kabupaten Tasikmalaya, para pengurus Kwarcab dan Kwarran Gerakan pramuka Kabupaten Tasikmalaya. Acara tersebut juga ditandai oleh penyematan tanda penghargaan bagi sejumlah anggota Pramuka yaitu berupa penghargaan  orang dewasa dan penghargaan pramuka Garuda oleh Bupati Tasikmalaya.
            Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan sambutannya dengan mengatakan antara lain, gerakan Pramuka diharapkan dapat mendorong perkembangan dan kemandirian gerakan pramuka untuk mempercepat keberhasilan dalam upaya pembentukan karakter kaum muda yang lebih baik sebagai calon pemimpin bangsa di masa mendatang, gerakan pramuka diharapkan bukan hanya membangun manusia atau pemuda yang cerdas yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, akan tetapi juga pemuda yang tangguh kepribadiannya luhur budi pekertinya, hidup dalam kerukunan, kompak selalu bersatu karena pemuda demikianlah yang akan sanggup menghadapi tantangan globalisasi, sanggup menghadapi berbagai persoalan di negeri ini, serta sanggup untuk menatap masa depan dengan lebih baik.
              Bupati mengatakan, dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010 Tantang Gerakan Pramuka maka pelaksanaan pendidikan kepramukaan pada saat ini tidak lagi hanya sekedar mengisi masa senggang kaum muda dengan pelbagai kegiatan yang positif, akan tetapi dapat merubah cara pandang masyarakat terhadap gerakan pramuka yaitu gerakan pramuka  mempunyai peranan besar dalam pembentukan kepribadian generasi muda yang pada saat ini telah menjadi dambaan utama masyarakat Indonesia, karena sesungguhnya harus diakui bahwa pada saat ini banyak peristiwa yang terjadi di sekelling kita, yang dapat memerosotkan kaum muda, untuk mengatasinya adalah tepat jika kita semua dapat lebih memantapkan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai yang tercantum dalam Tri Satya Dasa Dharma Pramuka, yaitu nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi keimanan, kejujuran, cinta tanah air, kasih saying sesama manusia, tolong menolong, gotong royong, bertanggung jawab, disiplin, hormat kepada orang tua, sederhana, suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.(Yas/humas)***


MENGENANG SEJARAH LAHIRNYA TASIKMALAYA DI MONUMEN GEGER HANJUANG



Pada hari Rabu (14-08-2013) bertempat di Monument Geger Hanjuang Desa Linggamulya Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya, yang ditandai dengan pemberian sembako kepada kaum dhuafa dan uang kadeudeuh kepada para pengurus monumen Geger Hanjuang. Hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Para Asisten Sekda, Ketua TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan, para Kepala SKPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Camat dan para Kepala Desa, Alim Ulama, Tokoh Pemuda serta tamu undangan lainnya.
Pada kesmpatan tersebut Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum antara lain mengatakan, keberadaan komplek monument ini memang belum sepenuhnya dibangun secara lengkap dan komprehensip sebagai sebuah ikon historis, namun Pemerintah Daerah berkeyakinan bahwa spirit psikologislah yang diharapkan memiliki pengaruh lebih kuat pada kita semua, spirit psikologis yang saya maksudkan adalah “Spirit sebuah monumen yang memancarkan ketangguhan hati dan ketetapan bathin untuk menghargai dan mewarisi semangat hidup dan semangat juang para leluhur”
Lebih lanjut Bupati mengatakan, Sejarah adalah refleksi, sejarah akan terulang tanpa kita sadari, dan sejarah akan memberikan kita pelajaran. Kini di Tahun 2013, di usianya yang ke-902 tampak semakin nyata bagi kita bahwa sejarah bukan hanya dokumen masa lalu, sejarah bukan hanya romannya para penutur cerita, namun sejarah adalah cerminan bagi masa masa depan, ini semakin meneguhkan dan meyakinkan bahwa kita adalah penerus mereka “Kita bukanlah fajar yang menyingsing, kita hanyalah ayam yang berkokok setelah fajar bersinar”. Melalui momentum ini, maka dengan penuh kesadaran mari kita transformasikan nilai-nilai positif masa lalu bagi kehidupan kita saat ini dan kehidupan kita dimasa yang akan datang dengan berkarya dan berkarsa secara baik dan terus lebih baik bagi diri kita dan masyarakat.
Saya berharap kepada generasi intelektual Tasikmalaya untuk terus mencermati Geger Hanjuang, karena saya yakin di dalamnya tersimpan mutiara hikmah yang bisa kita jadikan bekal untuk senantiasa bergerak dan bertindak dalam kehidupan bermasyarakat, beragama, berbangsa dan bernegara, ungkap Bupati
Pada kesempatan itu pula Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Iin Aminudin, M.Si., mengatakan, riwayat singkat pemerintahan di Galunggung menurut Prasasti Geger Hanjuang adalah prasasti ke 10 yang ditemukan di Jawa Barat, ia ditemukan oleh K.F.Holle kira-kira pada tahun 1877, kemudian dibawa dan disimpan oleh DR.Krom pada tahun 1914, kini masih terpelihara dan disimpan di Musium Pusat Jakarta dengan Nomor Inventaris D.26. Pembacaan yang pertama dilakukan oleh K.F.Holle dan hasil bacaannya ditulis dengan judul Beskcheeven Steen Uit Afdeeling Tasikmalaya Residenties Preanger, TBG 24, 1877 halaman 586, kemudian koreksi C.M.Pleyte pada tulisannya Het Jaartal Op Den Batoe Toelis Nabij Buitenzorg, TBG. 53, 1911. Dan akhirnya koreksi Drs. Saleh Danasasmita serta Drs. Atja yang untuk kedua kalinya, hasil bacaannya menjadi ; “Tra Ba I Gunna Apuy Nas Ta Gomati Sakakala Ru Mata K Disusu (K) Ku Batari Hyang Pun”,  Tra Ba I Gunna Apuy Nas Ta Gomati Sakakala artinya tanggal 13 bulan Badrapada tahun 1003 Saka,  Ru Mata K Disusu (K) Ku Batari Hyang Pun artinya rumatak (maksudnya rumatak) nama sebuah tempat di Galunggung disusuk oleh Batari Hyang, tanggal 13 Badrapada Saka setelah dihitung sama dengan 21 Agustus 1111 Masehi, yang dimaksud Rumatak ialah nama sebuah tempat di Desa Linggawangi dan selain itu ada tempat yang diberi nama Saung Gede yang dalam sejarah disebut Saung Galah artinya Keraton, letaknya tidak jauh dari Kabuyutan Sanghyang, linggawangi adalah sebuah kabuyutan yang dianggap sakral pada jamannya. (E-75)***   



ZIARAH MAKAM BAGANJING SUKARAJA



Kab.Tasik, LINTAS PENA
Dalam rangkaian kegiatan menyambut Hari Jadi Tasikmalaya Ke-902, Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum beserta rombongan berziarah ke makam leluhur Sukapura tepatnya makam Baganjing Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya.Pada kesempatan tersebut Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum memberikan bantuan kepada 4 orang kuncen dan sembako untuk kaum dhuafa di sekitar Baganjing Sukaraja.



            Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum juga merupakan turunan Sukapura dari Raden Anggadipa I bergelar Raden Tumenggung Wiradadaha III nama panggilannya Dalem Sawidak turunnya dari Raden Tirtapraja ke Syarifudin kemudian dari syarifudin punya putra Mohamad Zen kemudian dia punya putra Mad Sari kemudian dia punya putra Muhamad Alfi kemudian punya putra Singawijangga dia punya putra Mudasan nah Mudasan ini adalah Bao nya sampai ke Khoer Afandi ke Ibunya baru Bupati UU Ruzhanul Ulum. .(E-75/LP) ***

Rabu, 14 Agustus 2013

Bupati Tasik Sidak Pada Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran



Kab.Tasik,HUMAS
Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum melakukan operasi mendadak terhadap para Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya pada hari pertama masuk kerja tanggal 12 Agustus 2013, Pada operasi tersebut Bupati Tasikmalaya didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Latihan Daerah, Inspektorat dan unsur terkait lainnya memeriksa daftar hadir para Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Dinas Pendidikan, Tata Ruang dan Permukiman, Bina Marga dan Pengairan, Puskesmas Kecamatan Mangunreja dan Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya.
“Sidak hari ini berbeda dengan sidak sebelumnya, saya meneruskan kebijakan dari Provinsi Jawa Barat dan hasil daripada sidak ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.Kalau tahun sebelumnya hanya himbauan/teguran lisan lewat kepala dinasnya, maka  tahun ini kalau ada yang melanggar dan tidak disiplin pada hari mulai pertama masuk kerja,  saya akan melaksanakan kewenangan dan menindak sesuai dengan kesalahan dan aturan yang berlaku yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.”tutur Bupati Uu Ruzhanul Ulum.
Bupati Tasikmalaya berharap,para Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memiliki tanggungjawab dan dedikasi yang tinggi terhadap tugas pokok dan fungsinya masing-masing, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang diharapkan, ungkapnya. (E-75)***